Minggu, 29 Desember 2013

KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI


BAB I
PENDAHULUAN
1.      Komputer Sebagai Alat Bantu Pada Sistem Informasi
1.1.   Latar belakang Masalah
Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.
Peranan komputer saat ini sangat penting, salah satunya pada perusahaan atau instansi dalam kaitannya untuk memperoleh informasi dengan cepat.Sebagai sarana untuk memberikan informasi, komputer memberikan pengaruh yang cukup besar dalam penghematan dan efisiensi waktu.Dengan semakin kompleknya masalah yang ada di perusahaan, salah satunya berkaitan dengan sistem penjualan.
Peranan komputer semakin nyata manfaatnya dan memberikan banyak kemudahan terutama bagi penggunanya
Persaingan yang ketat dalam dunia usaha memaksa setiap perusahaan harus memaksimalkan kemampuan yang mereka miliki, sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lain tanpa melupakan tujuan yang telah direncanakan. Untuk itu sistem penjualan merupakan salah satu faktor yang mempunyai andil yang tidak kalah penting dengan bagian lain yang ada pada perusahaan.
Tidaklah efisien dan tidak mungkin jika pengelolaan penjualan dilakukan secara manual, oleh karena itu diperlukan suatu aplikasi yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut yang berbantuan komputer. Dengan demikian pengelolaan penjualan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan informasi yang dihasilkanpun cepat dan akurat. Sebesar apapun perusahaan dan sebanyak apapun pesanan pelanggan, tidak akan menjadi masalah besar dalam pengelolaannya jika memanfaatkan suatu aplikasi perangkat lunak yang dapat memenuhi kebutuhan sistem.
Kemajuan Teknologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh kepada perkembangan pengolahan data. Data dari satu tempat dikirim ke tempat lain dengan alat komunikasi.
Untuk data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem Transmisi elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data(Data Communication).
1.2.   Rumusan Masalah
Bab ini akan membahas tentang :
·      Apa saja Dasar pemrosesan komputer dan penjelasan tentang arsitektur komputer ?
·      Apa yang dimaksut dengan Database dan File Akses?
·      Apa pengertian Komunikasi Data?
1.3.   Tujuan
Setelah mempelajari makalah ini kita akan mempunyai pemahaman mengenai Dasar pemrosesan komputer dan arsitektur komputer (riview singkat, secara rinci telah diberikan pada mata kuliah system komputer)
·      komponen dasar pemrosesan komputer dan jenis-jenis perangkat lunak yang digunakan sebagai pendukung SIM
·      konsep dari database dan organisasi file yang dibutuhkan dalam membangun SIM
·      tentang dasar komunikasi data yang diperlukan untuk bekerjasama antar pegawai terkait pada perusahaan dalam upaya pengembangan komunikasi berbasis komputer.
BAB II
METODOLOGI PENULISAN
2.1.  Metode Penelitian
      Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu menjabarkan permasalahan yang berkenaan dengan materi.
2.2.  Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan adalah melakukan studi kepustakaan.
2.3.  Studi Kepustakaan
Penulis menggunakan studi kepustakaan yaitu dengan cara membaca buku, serta mencari sumber-sumber di internet yang berkaitan dengan permasalahan.

                                                                               
BAB III
PEMBAHASAN
3.      Dasar Pemrosesan Komputer Dan Arsitektur Computer
Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.
Arsitektur komputer dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
3.1.   Unit Input
Unit input bertugas untuk mengelola masukan data ke dalamkomputer. Contoh unit input ialah keyboard, mouse, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader), scanner, MICR (Magnetic Ink Character Recognition), light pen, touch screen, joystick, barcode, dll.
3.2.   Central Processing Unit
Central processing unit adalah suatu sentral kontrol dari suatu sistem komputer. CPU mempunyai beberapa fasilitas antara lain memberi address data dan program di dalam main storage, mengambil dan memasukkan data, memproses data secara arithmatic dan logikal, melaksanakan intruksi-intruksi secara berturut-turut dan dapat merupakan penghubung antara main storage dan input atau output device.
Control section secara langsung dapat mengambil instrulsi – instruksi secara berturut-turut dan mengkoordinasi pelaksanaan instruksi , serta mengambil data dari storage.
3.2.1.      Unit Pengendali
a.    Mengatur dan mengendalikan alat input dan output
b.    Mengambil intruksi – intruksi dari memori utama.
c.    Mengambil data dari memori utama.
d.   Mengambil data dari memori utama untuk diolah.
e.    Mengirim intruksi ke ALU jika ada intruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.Menyimpan hasil proses ke memori utama.
3.2.2.      Unit Penyimpanan Primer
Penyimpanan primer ada dalam berbagai bentuk yang memberikan beragam kemampuan dalam hal operasi dan kecepatan. Bentuk tersebut adalah:
1.                      Random Access Memory
RAM adalah singkatan Random Access Memory dan merupakan nama yang diberikan pada integrated circuit yang berfungsi sebagai bagian penyimpanan primer yang digunakan untuk menyimpan perangkat lunak dan data. RAM memungkinkan operasi baca maupun tulis tetapi juga disebut mudah hilang (volatile) karena isinya hilang bila daya listrik dimatikan.
2.                      Read Only Memory
Jenis khusus dari penyimpanan primer dapat dibaca tetapi tidak dapat ditulisi. Jenis ini disebut ROM (Read Only Memory). Instruksi dan data yang telah disimpan sebelumnya dalam ROM, tetapi anda tidak dapat mengubah isinya dengan menulis diatasnya.
3.                      Cache Memory
Perpindahan instrukti program dan data antra penyimpanan primer dan processor (unit pengendali ALU) dicapai pada kecepatan yang sangat tinggi.
3.2.3.      Arithmatic Logical Unit
ALU adalah operasi aritmatik dan logic.Operasi Arithmatic dan logika dibagi empat kelas:
1.    decimal arithmetic
2.    fixed – point arithmetic
3.    floating - point arithmetic
4.    logic operations
·    Melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit electronik yang digunakan disebut adder.
·    Melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan intruksi program.
·    Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakn operator logika tertentu, yaitu sama dengan , tidak sama dengan, kurang dari, kurang atau sama dengan , lebih besar dari , dan lebih besar atau sama dengan.
3.3.    Perangkat lunak
Perangkat lunak adalah program atau sekumpulan program komputer yang khusus dirancang untuk menangani fungsi tertentu.Pada umumnya istilah software menyatakan cara-cara yang menghasilkan hubungan yang lebih efisien antara manusia dan mesin komputer.
Fungsi softw are:
1.      Mengidentifikasikan program
2.      Menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh peralatankomputer terkontrol.
3.      Mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien.
3.3.1.      Perangkat Lunak System
Memungkinkan sebuah komputer beroperasi lebih efisien. Yang termasuk dalam kategori ini adalah program sistem operasi, sistem manajemen database, generator laporan, job accounting sistem, tambahan untuk sistem operasi, asembler, compiler, program kontrol input atau output, translator, simulator, rutin diagnostik, program bantu debug, dan flowchart.
Perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer.Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem yaitu sistem operasi (operating system), program utilitas dan penerjemah bahasa Komputer (language translator)
3.3.2.      Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah program yang dibuat oleh pemakai menggunakan bahas pemprograman untuk menyelesaikan suatu tugas khusus, yang membantu pengolaan sumber daya fisik dan konseptual perusahaan. Diperoleh dengan 2 cara, yaitu :
a)                   Membuat sendiri ( custom programming)
b)                   Membeli jadi ( preweritten package).
Aplikasi perangkat lunak meliputi berbegai jenis program yang dapat dipisahkan ke dalam kategori umum dan khusus. Program aplikasi umum melakukan pekerjaan umum pemrosesan informasi bagi pengguna akhir (end user). Contohnya Word Procesing, spreadsheet dan lain-lain. Program aplikasi khusus menyelesaikan tugas pemrosesan informasi yang mendukung fungsi atau proses bisnis tertentu.
3.4.   Peranan perangkat keras dan perangkat lunak dalam memecahkan masalah
Semua alat input dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung maupun tidak langsung. Contoh: keyboard, display, printer dan plotter (berperan langsung), source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).
Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung maupun tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung). 
4.      Database dan File Akses
Akses file (access file) adalah suatu metode yang menunjukkan bagaimanasuatu program komputer akan membaca record-record dari suatu file.File dapat diakses dengan dua cara yaitu secara urut (sequential access)atau secara langsung (direct access atau random access).
4.1.   Model Data
4.1.1.      Pengertian Model data :
·      Model data adalah Sekumpulan konsep-konsep untuk menerangkan data, hubungan-hubunganantara data dan batasan-batasan data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.
·      Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pemakai secara logik (edhy sutanta).
Tujuan model data adalah untuk menyajikan data agar mudah di modifikasi dan di mengerti.
4.1.2.      Jenis model data
Secara garis besar mmodel data dkelompokkan dalam tiga macam yaitu :
1.      Model Data Berbasis Obyek (Object Based Data Model)
model data berbasis obyek  adalah himpunan data danprosedur/relasi yang menjelaskan hubungan logik antar datadalam suatu basiss data berdasarkan obyek datanya
2.      Model Data Berbasis Record (Record Based Data Model)
model ini berdasarkan record/rekaman untuk menjelaskan kepada pemakai mengenai hubungan logik antar data dalam basis data
  
3.      Model Data Fisik (Physical Based Data Model)
model ini digunakan untuk menguraikan data di tingkat internal atau menjelaskan kepada pemakai bagaimana data-data dalam basis data disimpan dalam media penyimpanan secara fisik. model ini jarang digunakan karena kerumitan dan kompleksitasnya yang justru menyulitkan pemakai.
4.2.   Organisasi File
Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu:
a.    Sequential File
Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan.
·  Keuntungan : organisasi file yang sederhana. Jarak setiap aplikasi yang tersimpan sangat jelas. Metode penyimpanan didalam memory sangat sederhana, sehingga efisien untuk menyimpan record yang besar. Sangat murah untuk digunakan, sebab medianya cukup menggunakan magnetic tape.
·  Kerugian : Seandainya diperlukan perubahan data, maka seluruh record yang tersimpan didalam master file, harus semuanya diproses. Data yang tersimpan harus sudah urut (sorted). Posisi data yang tersimpan sangat susah untuk up-to-date, sebab master file hanya bisa berubah saat proses selesai dilakukan. Tidak bisa dilkukan pembacaan secara langsung.
b.   Random File
Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung).
  
·  Keuntungan : Sangat sesuai untuk kebutuhan File Transaksi, sebab transaksi harus diproses saat kejadian berlangsung. Data yang tersimpan tidak harus urut (sorted). Untuk pemrosesan lebih efisien, sebab ada beberapa file yang memerlukan perubahan saat proses berlangsung. Lebih cepat dalam hal pemanggilan data. Beberapa data yang tersimpan didalam file, bisa diperbaiki dalam waktu bersamaan.
·  Kerugian : Memerlukan adanya back-ap data. Sebab transaksi yang diperbaiki setiap saat bisa menghilangkan jejak data asal. Data yang tersimpan mempunyai potensi lebih cepat rusak. Kapasitas media penyimpanan memory menjadi besar. Memerlukan hardware dan software yang lebih kompleks apabila dibanding sequential file.
c.    Index Sequential File
Index Sequential File merupakan perpaduan terbaik dari teknik sequential dan random file.Teknik penyimpanan yang dilakukan, menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian dari data yang sudah tersortir.
·  Keuntungan : Sangat cocok untuk digunakan menyimpan batch data ataupun individual data. Dibanding sequential file, pemanggilan data menjadi lebih cepat.
·  Kerugian : Access (pemanggilan) data tidak bisa disamakan dengan random (direct access file). Memerlukan adanya ruangan extra didalam memory untuk menyimpan index data. Memerlukan adanya hardware dan software yang lebih kompleks.
4.3.   Model Data Fisik
Model Data Fisik adalah model yang menjelaskan cara komputer memandang data, bahwa data tersimpan pada lokasi fisik sebagai file-file yang terpisah. Model data fisik terbagi menjadi 2 yaitu :
1. Penyimpanan berurutan
yaitu organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu record mengikuti satu record lain dalam suatu urutan tertentu. Misalnya, record pegawai disusun dalam urutan nomor pegawai. Saat penyimpanan berurutan digunakan, data pertama harus diproses pertama, data kedua diproses kedua, dan seterusnya sampai akhir file itu ditemukan. Contoh media penyimpanan ini adalah pita magnetik (magnetic tape).
2. Penyimpanan akses langsung
yaitu suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan record-record ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Unit perangkat keras yang memungkinkan hal ini disebut Direct Access  Storage Device (DASD). DASD memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan. Yang paling populer adalah piringan magnetik (magnetic disc).
4.4.   Konsep database dan DBMS
4.4.1.      DataBase
Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali untuk kegunaan tertentu.
Konsep dasar dari database adalah kumpulan dari catatan-catatan, ataupotongan dari pengetahuan.
Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai.Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database system. Sistem database adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
4.4.1.1.            Tipe Database
Terdapat 12 tipe database, antara lain:
a.    Operational database
Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject area database (SADB), transaksi database, dan produksi database. Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.
b.   Analytical database
Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database.Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya.Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai database, manajemen database, atau informasi database.
c.    Data warehouse
Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun-tahun sebelumnya. Data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi.
d.   Distributed database
Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen di kantorregional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database, serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri.
e.    End-user database
Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet,word processing dan bahkan download file.
f.     External database
Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi online, tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.
g.    Hypermedia databases on the web
Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web.Mereka terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks, grafik, gambar foto, klip video, audio dll.
h.   Navigational database
Dalam navigasi database,queries menemukan benda terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain.
i.      In-memory database
Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer.Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi.
j.     Document-oriented databases
Merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen.Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database.Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record.Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen.Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.
k.   Real-time databases Real-time
Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus-menerus.Ini berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus- menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu.Sebagai contoh, pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis.Real-time processing berarti bahwa transaksi diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan bertindak segera.Real-time database yang berguna untuk akuntansi, perbankan, hukum, catatan medis, multi-media, kontrol proses, sistem reservasi, dan analisis data ilmiah.
l.      Relational Database
Database yang paling umum digunakan saat ini.Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari.
  
4.4.1.2.            Tujuan Database
Setiap manajemen dalam merancang dan menyusun database harus mempunyai tujuan, yaitu:
1.    Membuat agar user mudah mendapatkan data
2.    Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan
3.    Menghapus data yang berlebihan
4.    Melindungi data dari kerusakan fisik
5.    Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistemdatabase.
4.4.1.3.            Manfaat Database
Manfaat database itu adalah :
1.    Sebagai komponen utama dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2.    Menentukan kualitas informasi, yaitu cepat, akurat dan relevan
3.    Mengatasi kerangkapan data
4.    Menghindari terjadinya inkonsistensi data
5.    Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
6.    Menyusun format yang standar dari sebuah data
7.    Penggunaan oleh banyak pemakai
8.    Melakukan perlindungan den pengamatan data
4.4.1.4.            Ciri-Ciri Database
Adapun ciri-ciri database adalah:
1.    Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau harddisk
2.    Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.
3.    Data terpisah dari program.
4.4.1.5.            Keuntungan Database
Adapun keuntungan database terhadap sistem pemrosesan adalah :
1.    Kemubajiran data terkurangi
2.    Integritas data dapat selalu terjaga
3.    Berbagai data dapat selalu dilakukan oleh setiap user.
4.    Penggunaan data lebih mudah.
5.    Konsistensi data dapat selalu terjaga.
4.4.2.  Management System, (DBMS)
DBMS adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
4.4.2.1.            DBMS dan Keuntungannya
Secara umum DBMS diartikan sebagai suatu program komputer yang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperoleh data / informasi dengan praktis dan efisien.DBMS juga memiliki keunggulan antara lain :
1. Kepraktisan
2. Kecepatan
3. Mengurangi kejemuan.
4. Kekinian
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi empat macam :
a.    Perangkat keras.
b.    Data, Data dalam basis data mempunyai sifat terpadu (integrated) dan berbagi (shared).
c.    Perangkat Lunak.
d.   Pengguna.
  
4.4.2.2.            Keunggulan dan Kelemahan DBMS
Ø Keunggulan DBMS
a.    Mengurangi pengulangan data.
b.    Mencapai independensi data.
Spesifikasi data disimpan dalam tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa mempengaruhi program yang mengakses data
c.    Mengintegrasikan data dari beberapa file.
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala.
d.    Mengambil data dan informasi secara cepat.
Hubungan logis query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
e.    Meningkatkan keamanan.
Baik DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi, direktori pemakai, dan bahasa sandi.
Ø Kelemahan DBMS
a.    Memperoleh perangkat lunak yang mahal.
b.    Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar.
c.    Memperkerjakan dan mempertahankan staf DBA.
d.   Peranan database dan DBMS dalam memecahkan masalah
  
5.      Komunikasi Data
Komunikasi Data merupakan bagian dari Teknologi Informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang disajikan oleh isyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga pengiriman data terhadap terminal.
5.1.   Model Dasar Komunikasi
Bentuk komunikasi yang paling umum adalah ketika seseorang berbicara kepada orang lain. Proses ini dapat dilukiskan dengan diagram pada gambar berikut. Diagram tersebut adalah model komunikasi dasar, dan dua elemen yang paling penting adalah Sender (pengirim) dan Receiver (penerima). Ketika seseorang berbicara dengan orang lain, pengirim menggunakan pikiran dan suaranya sebagai Coder untuk mengatakan komunikasi atau message (pesan) dalam bentuk yang dapat ditransmisikan. Pesan tersebut harus melewati beberapa jenis pathway (jalan) yang disebut Channel (saluran), untuk mencapai penerima. Pesan verbal yang dikomunikasikan dalam pembicaraan face-to-face berjalan dalam bentuk gelombang suara melalui udara untuk mencapai penerima. Udara adalah saluran., ketika pesan telah sampai pada penerima, ia harus di kode. Telinga dan otak penerima berfungsi sebagai Decoder.
Ketika seseorang berbicara dengan orang lain melalui telepon, telepon pengirim terlibat dalam proses pengkodean, dan jalur telepon berfungsi sebagai saluran dan telepon penerima terlibat dalam pengkodean. Tempat pembicara menggunakan sistem alamat umum sebagai coder untuk menuju kelompok yang besar. Model komunikasi dasar mewakili segala jenis komunikasi dari pengirim ke satu penerima atau lebih.
5.2.   Perangkat Keras Komunikasi
Untuk melakukan komunikasi data, diperlukan beberap kebutuhan. Kebutuhan yang paling signifikan dan pertama kali harus diperhatikan yaitu kebutuhan perangkat keras komunikasi. Dalam bab ini akan dibahas beberapa kebutuhan perangkat keras dalam komunikasi data. Perangkat keras yang dibutuhkan pada dasarnya adalah pengirim, sistem transmisi , dan penerima data.
Perangkat komunikasi yang digunakan antara lain:
a. DCE (Data Communication Equipment)
Perangkat untuk menyalurkan informasi atau data antar lokasi yang berbeda
b. DTE (Data Terminal Equipment)
Perangkat yang dapat mengirimkan dan/atau menerima isyarat data.  Kedua peralatan tersebut harus saling berhubungan dalam penggunaannya. Pengatur yang bertugas untuk menghubungkan kedua peralatan tersebut disebut DCCU (Data Communication Control Unit). Tugas DCCU antara lain:
a. Membentuk antarmuka antara sistem masukan, keluaran, bus, dan modem
b. Mengendalikan sinyal antarmuka modem dan konversi sinyal agar sesuai dengan antarmuka
c. Mengubah data yang akan dikirimkan menjadi serial maupun sebaliknya
d. Mengatur error recovery dengan mekanisme retry
e. Melakukan konversi sandi
f. Melakukan sinkronisasi karakter baik dengan cara start/sto
Macam-macam perangkat keras yang digunakan untuk melakukan komunikasi data dibagi-bagi menjadi beberapa bagian menurut fungsinya, antara lain:
A.  Terminal
Terminal adalah alat yang melayani proses input/output. Dalam menyampaikan data ke DCE dan DTE menggunakan salah satu cara berikut:
1.    Asikron
Dengan menggunakan stop/start bit. Digunakan untuk terminal yang menerima data dalam bentuk karakter dan langsung berhubungan dengan manusia. Kecepatannya tidak begitu tinggi.
2.    Sinkron
Blok data yang dikirim berupa berita (teks) yang terdiri dari atas sejumlah karakter. kecepatannya tinggi.
  
3.    Paket
Data dikirim dalam bentuk paket yang terdiri atas sejumlah bit yang telah ditentukan banyaknya. Kecepatan yang dimiliki tinggi dan digunakan apabila komputer disambungkan ke jaringan data (data network).
B.  Komputer
Komputer dalam komunikasi data dibutuhkan untuk mengolah data secara cepat dalam sistem real time. Komputer pusat sering melayani sinyal terminal walaupun sebagian besar tugas telah diambil oleh DCCU sehingga dapat mengurangi efisiensi pengolahan data.
Ø  Terdapat tiga macam penggunaan central komputer yaitu:
·      Stand alone
Bertugas melaksanakan komunikasi data yang tertentu seperti dengan beberapa macam terminal khusus dan dilengkapi dengan perangkat lunak komunikasi data.
·      General purpose computer
Dengan penambahan perangkat keras tertentu, komputer ini dapat melayani komunikasi data terbatas.
·      Front End Processor
Melayani semua kegiatan komunikasi data sedangkan pengolahan data diserahkan ke pusat.
C.  Multiplexer
Fungsi multiplexer adalah membagi link menjadi bagian yang masing-masing verisikan informasi dari sumber yang terpisah. Prosesnya disebut  multiplexing. Jadi multiplexing adalah penggabungan dua sinyal atau lebih untuk disalurkan ke satu saluran komunikasi.
D.  Konsentraktor
Konsentrator terbentuk dari sebuah general purpose mini-computer dengan stored-program yang dirancang khusus. Memiliki fungsi menampung sinyal dari beberapa sumber dan menyalurkannya melalui saluran komunikasi bila saluran tersebut bebas.
5.3.   Perangkat Lunak Komunikasi
Perangkat lunak memungkinkan semua unit perangkat keras datacom bekerja sebagai suatu system. Sebagian besar perangkat lunak berada pada host dan front-end processor, tetapi sebagian dapat berada dalam cluster unit dan terminal. Bermacam-macam nama digunakan untuk perangkat lunak, tergantung pada lokasinya.
5.3.1. Perangkat lunak Pada Host
Perangkat lunak datacom dlam host disebut telecommunication monitor (TCM). walaupun fungsi yang dilakukan perangkat lunak TCM berbeda dari satu system ke system yang lain, umumnya TCM memungkinkan host untuk :
1.    Menempatkan pesan dalam suatu urutan tertentu berdasrkan prioritasnya.
2.    Melaksanakan fungsi keamanan dengan mempertahankan catatan kegiatan dari setiap terminal dan memeriksa apakah suatu terminal berwenang untuk mengerjakan tugas yang diminta.
3.    Menghubungkan jaringan datacom dengan system manajemen database. Sebagian dbms mainframe memiliki versi untuk para pemakai jaringan.
5.3.2. Perangkat lunak dalam Front-end Processor
     Nama perangkat lunak yang digunakan dalam front-end processor adalah network control program (NCP). Sebagi kecil fungsinya adalah :
1.                Menentukan jika terminal ingin menggunakan saluran.
2.    Memelihara catatan kegiatan saluran dengan memberikan cap tanggal dan waktu pada tiap pesan, beserta nomor seri unik.
3.    Mengubah kode-kode yang digunakan oleh  satu jenis peraltan (misalnnya IBM) kejenis lain(DEC).
4.    Melaksanakan fungsi penyuntingan pada data yang masuk dengan memeriksa kesalahan  dan mengatur kembali formatnya.
5.                Memelihara statistic atas penggunaan jaringan.
5.4.   Pendekatan Jaringan Pada Pemrosesan Data
Dalam Pendekatan Jaringan ini dibagi menjadi dua pendekatan yang disusun untuk membentuk Jaringan. Mereka ini adalah time-sharing dan distributed processing (pembagian waktu dan pemrosesan yang didistribusikan).
5.4.1. Time-Sharing
Jaringan time-sharing adalah jaringan yang terdiri dari satu komputer yang digunakan bersama oleh beberapa pemakai yang mendapatkan akses dengan menggunakan terminal. Terminal dumb cukup bisa digunakan sebab semua pemrosesan dilakukan oleh satu komputer.
5.4.2. Distributed Processing
Ketika komputer kecil mengalami kepolulerannya, perusahaan mengubah strateginya dan mulai mendisribusikan mini dan mikro ke seluruh organisasi perusahaan tersebut. Bila antara sistem ini disambungkan, maka teknik ini akan disebut sebagai distributed processing atau distributed data processing (pengolahan data terdistribusi) atau DDP.   
5.5.   Peranan Komunikasi Data Dalam Pemecahan Masalah
·      Dengan jaringan komunikasi data yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan keputusan sentralisasi atau desentraliasi.
·      Pada sentralisasi pengambilan keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor pusat.
·      Pada desentralisasi pengambilan keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan kepada manajer tingkat yang lebih bawah.
BAB IV
PENUTUP
3.1    Kesimpulan
    Dari keterangan yang telah di jelaskan pada pembahasan sebelumnya dapat dsimpulka bahwa: Komputer adalah serangkaian atau sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti untuk mengolah informasi menurut prosedur yang telah dirumuskan. Sistem komputer adalah  komponen-komponen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer, menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dan dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis. 
3.2    Saran
            Setelah membaca makalah ini pembaca diharapkan dapat memahami Komponen Dasar Komputer dan jenis-jenis perangkat pendukung lainnya, serta dapat mengembangkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar